Halaman

Selasa, 05 Agustus 2014

Domba Garut

Beberapa bulan ini penulis mencoba menggeluti bisnis domba garut.
Awalnya bisnis ini dikarenakan ada peternak domba yang mengalami kesulitan dan membutuhkan uang. akhirnya itung2 ngebantu eee malah kini terjerumus dalam bisnis domba garut.

Awalnya membeli domba betina yang sedang hamil seharga 1,7juta. setelah ditunggu beberapa bulan kini sudah beranak. ya memang rezekinya sedang baik, dapatlah anak domba jantan satu ekor. Konon jika anak lahir cuman satu maka segala kebutuhan akan gizinya terpenuhi dan akan menjadi anak domba yang gagah dan cepat besar.

Dan benar saja, si anak tersebut sudah banyak yang menawarnya dikisaran harga >1,5juta. waow keuntungannya hampir 100% dari modal membeli indukannya. Namun, kata peternaknya jangan dijual duli, tunggu sampai dia berumur kisaran 5-6bulan (setelah lepas menyusui) maka akan banyak yang menawar diatas 3juta/ekor. Ya ya ya... penasaran juga sih, masa domba baru 1 tahun dirawat sudah ada yang berani beli 3juta..

Kini, penulis sedang belajar dari fase anak menuju ke dewasa. konon posisi ini pembeli sudah pasti ada dan harga sudah seolah-olah ditentukan dari sananya yakni dikasaran harga 1,5-3juta perekor bagaimanapun kualitas domba tersebut. Setelah fase ini akan naik ke fase yang lebih tinggi yakni fase domba aduan yang konon harganya bisa >10juta.

OK pelan2 harus belajar dari setiap fase ini... semoga sukses dan lancar aminnn...

Jumat, 04 Juli 2014

Kesulitan Menanam Alfalfa

Beberapa bulan lalu kami mencoba menanam alfalfa, yakni tanaman yang memiliki keunggulan dari nilai gizinya yakni kandungan protein yang sangat tinggi sehingga sangat cocok untuk ternak sapi baik sapi perah atau pedaging.

Namun, menanam sesuatu tanaman unggulan tak mudah, secara umum tanaman ini paling cocok didataran tinggi dan meskipun sudah kami coba di dataran tinggi 1000dpl kondisi tanaman tumbuh subur dan hijau namun kendalanya adalah pada saat pembuahan untuk dijadikan benih.

Ternyata bunga-bunga penghasil benih itu kosong isinya (kopong) sehingga tidak dapat dikembang biakkan dengan baik skala luas. Analisis yang diperoleh saat ini adalah kurangnya kandungan sinar matahari dilingkungan tersebut sehingga kematangan bunga masih kosong dang tidak dapat mengisi.

Sampai tanggal 2 Juli 2014 maasih dilakukan pengembangan untuk memperoleh hasil yang maksimal dari benih dan dari daunnya.

Rabu, 04 Juni 2014

Benih Sorgum Manis

Permintaan akan sorgum meningkat drastis di tahun 2014 ini. Terutama permintaan dari PT. Andini Karya Makmur. Perusahaan peternakan ini sudah mulai menggunkan hijauan dari tanaman sorgum dimana dari kandungan gizinya cenderung lebih tinggi dengan biaya produksi dan biaya beli yang sangat murah.

Tingginya permintaan akan sorgum ini memicu tingginya minat petani dalam menanam sorgum dan pada tahun 2014 ini Kami siapkan benih hingga 50Kg dimana dalam 1 Kg nya bisa untuk menanam 100 tumbak (1400m) jadi 50 Kg bisa untuk 7 Ha.

Penanaman 7 Ha ini diperkirakan akan menghasilkan dikisaran 560ton (asumsi 1Ha 80 ton).
Produksi di 560ton ini akan diserap semua oleh PT. Andini Karya Makmur (AKM).

Secara ekonomi petani yang menanam sorgum memiliki kecenderungan peningkatan pendapatan hingga 30% dimana hal ini membuat menariknya komoditas sorgum bagi para petani.

Bagi para pembaca yang membutuhkan benih sorgum silahkan order di kami.
0856-5901-7889 (ibnu)

Sabtu, 10 Mei 2014

Jenis-Jenis Sorgum

Pengembangan sorgum tidak hanya sebatas satu komoditas saja melainkan berbagai komoditas agar tercipta farian produksi yang dapat dipilih untuk mengetahui keuntungan terbaik dan tertinggi bagi pelaku bisnis sorgum

PT. Andini Karya Makmur sudah mengembangkan 3 jenis yakni kawali, numbu, dan sorgum merah lokal.

Berikut ini beberapa jenis yang sudah dikembangkan:

1. Sorgum Merah Lokal
Sorgum merah ini ditemukan di daerah nagreg, secara karakter tanaman ini memiliki karakteristik yang kuat di umur mudanya, berbeda dengan jenis kawali atau numbu disaat umur 7-14 hari terlihat mudah rapuh dan mudah mati.

Kemudian unggulan lain, saat umur sudah meranjak ke 1 bulan sudah keluar banyak tunasnya (1 pohon induk 2 anak tunas).




2. Sorgum Kawali

Sorgum kawali memiliki karakter hampir sama dengan sorgum merah lokal, namun perbedaannya pada saat usia muda dimana tanaman ini memiliki karakter sama dengan numbu yakni terlihar rapuh dan warna daun kurang hijau. (kebutuhan urea di awal tinggi).







3. Sorgum Numbu
Numbu memiliki keunggulan pada karakter bijinya dimana banyak diminati oleh konsumen karena dari warna karakter bijinya namun dari karakter tanamannya kurang bagus yakni terlihat rapuh dan tidak memiliki banyak tunas diawal tanam perdana dan akan muncul tunas setelah di panen.












Bagi peminat sorgum silahkan didiskusikan di forum ini. terimakasih

Jumat, 25 April 2014

Sorgum Bagi Petani dan Peternak

Pada tahun 2014 ini perkembangan sorgum di kalangan petani meningkat karena adanya pergerakan dari perusahaan PT. Andini Karya Makmur (AKM) ke para petani disekitar lokasi perusahaan.

Perkembangan tanaman sorgum ini memicu pula untuk meningkatkan kesejahteraan petani yang awalnya menanam jagung kini berangsur-angsur mulai beralih ke sorgum.

Sudah sekitar hampir 5 Ha lahan disekitar perusahaan menanam sorgum sehingga adanya peningkatan hijauan pula yang di produksi oleh PT. AKM

Setelah dilakukan uji coba laboratorium ternyata sorgum memiliki kandungan protein yang cukup baik yakni 11% sedangkan jagung hanya berkisar 7%. Namun ada kelemahannya yakni pada persentase tercernanya, untuk sorgum hanya sekitar 50% sedangkan jagung bisa tercapai hingga 60%.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing namun secara ekonomisnya sorgum lebih unggul di bandingkan dengan jagung.
Mari kembangkan sorgum bagi kesejahteraan petani dan peternak Indonesia..
Biasanya dalam muatan 1 ss untuk jagung maksimal hanya 1,7 ton namun dengan sorgum dalam 1 ss tersebut bisa mencapai 2,4ton jadi dalam bisnis sorgum petani udah untung, trader juga untung maka keduanya sama2 untung.

Silahkan mencoba...

Sabtu, 08 Maret 2014

Sejahtera Petani Sorgum

Sorgum telah menjadi salah satu komoditas yang dikembangkan di wilayah kami di Cijapati, Bandung. Komoditas ini telah meningkatkan beberapa pendapatan petani yang selama ini diperolehnya.

Percobaan diberikan kepada salah satu petani dengan luas lahan 100 tumbak (1400m), biasanya petani hanya menghasilkan jagung seberat 3ton dengan harga jual sekitar Rp 600.000 kini petani mengganti dengan sorgum yang kemudian menghasilkan 8,5ton/100tumbak dengan pendapatan Rp 850.000,-

Pendapatan ini meningkat 25% dengan umur tanam yang sama dan ada keunggulan lain bagi penanamnya yakni tahap kedua modal semakin berkurang dan perawatan kebunnya semakin ringan. Keliebihan ini sangat di senangi oleh para petani.

Alhamdulillah, semoga kesejahteraan petani semakin maju dan semakin sejahtera.
Jika ingin berminat menjadi petani binaan kami silahkan datang ke kantor kami di
PT. Andini Karya Makmur
Jln. Cijapati-Majalaya KM 4,5 Ds. Srirahayu Kec. Cikancung Kab. Bandung

Syarat kerjasama:
1. Lokasi kebun tidak jauh dari kantor kami.
2. Memiliki kebun sendiri (meskipun statusnya sewa).
3. Mematuhi peraturan perusahaan.

Jika berminat silahkan hub kami di 085222480890 (ibnu)

Rabu, 19 Februari 2014

Kendala Pada Tanaman Sorgum

Tanaman sorgum yang memiliki ketahanan cukup baik ternyata tak mudah untuk bisa mengembangkannya, adapun kendala yang dihadapi dilapangan antara lain:

1. Sering Mati Rumpunnya
Pada periode ke 3 sering ditemukan banyak rumpun yang mati sehingga perlu perawatan ekstra di 3minggu awal.

2. Terlalu Rendah Memanennya.
Pada beberapa kasus cara memanen ada yang sorgum digunakan sebagai pakan hijauan ternak sapi sehingga akan ditebang dari dekat akar hingga malai.

3. Pertumbuhan 2bulan Awal
Pada tahap periode ke 2 dan ke 3 akan terlihat adanya pertumbuhan yang signifikan dimana umur 2bulan (60 hari) sudah bisa dipanen maka hal ini perlu dilakukan pengamatan yang maksimal agar pertumbuhan tidak terlambat.

Adapun beberapa solusi yang bisa dilakukan jika mengalami kendala diatas:
1. Usahakan umur panen agak tua agar dapur rumpun sudah bisa menghasilkan tunas.
2. Usahakan setelah panen perlu penyinaran matahari yang cukup.
3. Berikan pupuk cair setelah panen agar pertumbuhan tunas bisa maksimal.
4. Jangan dibumbun setelah panen agar penyinaran matahari dapat maksimal ke akar.

Jika ada beberapa kendala dilapangan silahkan hub kami di 085222480890